Saya membaca temuan audit eksternal ISO 9001 pada salah satu klien dengan rincian sebagai berikut.: Organisasi belum dapat menunjukkan informasi terdokumentasi terkait penetapan masa retensi dokumen sebagai bagian dari pengendalian informasi terdokumentasi. Temuan audit tersebut menunjukkan bahwa perusahaan belum memiliki informasi terdokumentasi mengenai masa retensi (masa simpan) dokumen dan rekaman sebagai bagian dari pengendalian informasi terdokumentasi sesuai persyaratan ISO 9001. Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, kita perlu: 1. Menetapkan masa retensi dokumen dan rekaman untuk setiap unit kerja atau proses, dengan mempertimbangkan: Persyaratan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Persyaratan pelanggan atau kontrak. Kebutuhan operasional dan bisnis organisasi. Risiko yang mungkin timbul jika dokumen atau rekaman dimusnahkan terlalu cepat. 2. Mendokumentasikan ketentuan masa retensi dalam prosedur, dan daftar induk rekaman 3. Menerapkan dan mengomunikasikan ketentu...
Salah satu pertanyaan yang sering muncul saat membahas audit ISO 9001 adalah tentang perbedaan antara temuan Major , Minor , dan Observasi . Tidak jarang terjadi perbedaan persepsi mengenai ketiga kategori ini. Perlu dipahami bahwa dalam audit internal, kategori temuan umumnya ditetapkan oleh perusahaan sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Namun, secara praktis, pembagian berikut dapat digunakan sebagai acuan: 1. Temuan Major Temuan major menunjukkan bahwa suatu persyaratan standar ISO tidak didokumentasikan dan juga tidak diterapkan. Contoh: Perusahaan tidak memiliki prosedur audit internal. Audit internal tidak pernah dilaksanakan. Temuan seperti ini menunjukkan adanya kegagalan sistem dalam memenuhi persyaratan standar. 2. Temuan Minor Temuan minor terjadi ketika persyaratan standar ISO hanya terpenuhi sebagian. Misalnya: Prosedur sudah dibuat, tetapi tidak dijalankan. Praktik sudah dijalankan, tetapi belum didokumentasikan. Contoh yang sering ditemukan adalah pen...